Friday, June 03, 2016

Pisah Sambut Dandim dan Kalapas Way Kanan Lampung

Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya didampingi Ketua TP PKK Dessy Afrianti Adipati menyampaikan sambutan pada acara pisah sambut Dandim dan Kalapas Way Kanan di GSG Pemda setempat, Jumat (3/6).

Raden Adipati Surya menerima cinderamata dari Mantan Dandim 0427 Way Kanan.

Bupati Way Kanan memberikan cinderamata kepada Mantan Dandim 0427 Way Kanan Letkol Inf. Edi Prayitno.

Adipati memberikan cinderamata kepada mantan Kalapas Kelas II B Way Kanan Rudi Sarjono.

Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya menerima cinderamata dari mantan Kalapas Kelas II B Way Kanan Rudi Sarjono

Wakil Bupati Way Kanan Edward Antony memberikan cinderamata kepada mantan Dandim 0427 Way Kanan Letkol (Inf) Edy



Wednesday, June 01, 2016

Peringati Harlah Pancasila, Pengajar Tubaba Cerdas Gelar Field Trip

Tulang Bawang Barat, AktivisInsiratif - Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengajar Tulang Bawang Barat Cerdas atau Tubaba Cerdas menggelar field trip ke beberapa destinasi di Tulang Bawang Barat Lampung, Rabu (1/6).

Destinasi tersebut diikuti 120 siswa kelas VI serta 12 wali kelas dari masing-masing sekolah, mengunjungi Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Tubaba, Rumah Dinas Bupati, Islamic Center, Balai Budaya Sesat Agung, Taman Agrowisata serta Tugu Rato yang menjadi icon Tubaba.

Efrial Ruliandi Silalahi, salah satu pengajar Tubaba Cerdas mengatakan, kegiatan bermain dan belajar (KBB) ini merupakan sebuah perjalanan, pengalaman dan refleksi para pengajar selama hampir setengah tahun di penempatan.
"Adapun rangkaian acara dalam kegiatan kali ini diantaranya, pemutaran video di kedua belas sekolah penempatan, bincang-bincang bersama Bupati Tubaba, kunjungan ke beberapa destinasi yang menjadi ikon kabupaten serta pertunjukan atraksi dari pemadam kebakaran dan Rescue," ujar Efrial.

Dengan tema Wiyata Tubaba Cerdas, kegiatan tersebut melibatkan sekolah penempatan pengajar cerdas yang tersebar di lima kecamatan yakni, Kecamatan Gunung Terang, Lambu Kibang, Pagar Dewa, Tulang Bawang Udik serta Tulang Bawang Tengah.

"Kali ini momentum 1 Juni sebagai Hari Kelahiran Pancasila dilaksanakan dalam kegiatan field trip, selain itu siswa juga dibekali materi mengenai pancasila," ujarnya.

Lebih lanjut, Efrial mengatakan, memaknai pancasila secara kontekstual bukan hanya sekedar tekstual. Diperhadapkan dalam kondisi kekinian dalam kehidupan bermasyarakat, bukan hanya dipahami sebagai sebuah teks kemudian dilupakan begitu saja.

"Pancasila terkandung banyak harapan dan cita-cita anak bangsa, salah satunya mengenai pemenuhan HAM yang secara tegas termaktub dalam sila kelima "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia", kita contohkan saja yakni hak untuk memperoleh pendidikan yang merupakan hak mendasar yang harus diperoleh oleh setiap warganegara, Tubaba Cerdas milik warga Kabupaten Tulang Bawang Barat, Tubaba adalah kita," pungkasnya.

Harlah Pancasila : Ansor Lampung Utara Gelar Apel Kesetiaan

Lampung Utara, AktivisInspiratif - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor dan Satuan Koordinasi Cabang Barisan Ansor Serbaguna (Satkorcab Banser) Lampung Utara menggelar Apel Kesetiaan Pancasila dan NKRI sebagai tindak lanjut arahan Pimpinan Pusat GP Ansor. 

Kegiatan berlangsung di Lapangan Negara Batin 2 Kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara, Rabu (1/6/) diikuti 462 peserta, terdiri dari PC-PAC GP Ansor dan Anggota Banser, Para Kyai, Asatidz dan Asatidzah,  Muslimat NU, Pagar Nusa, IPNU, Linmas, TNI, Polres, serta delegasi dari berbagai elemen masyarakat dan ormas kepemudaan setempat.

Apel Kesetiaan dalam rangka memperingati hari lahir pancasila yang ditetapkan pada tanggal 1 juni, merupakan intruksi dari PP GP Ansor guna meyikapi perkembangan khilafah dan penyebaran isu komunisme yang ingin mengganti ideologi Pancasila dan NKRI. 

Bertindak selaku inspektur Ketua PC GP Ansor Lampung Utara Masir Ibrahim mengatakan, Peringatan Hari Lahir Pancasila ini merupakan momentum penting untuk penegasan kembali komitmen  kita pada Pancasila.
"Hari ini tepat 1 Juni 2016 yang bertepatan dengan hari lahirnya pancasila, dimana dasar negara Indonesia beberapa tahun silam dirumuskan oleh para pendiri bangsa. Dasar Negara dinama Pancasila mengandung maksud sebagai pemersatu bangsa Indonesia yang merupakan negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau dari Sabang sampai Merauke," katanya.

Senada dengan Masir Ibrahim, Sekretaris PC GP Ansor Lampung Utara Hidrikal Mukrom mengatakan, Hari Lahir Pancasila adalah hari dimana Pancasila pertama kali diperdengarkan kepada umum.
"Pada 1 Juni 1945 lalu Soekarno mengusulkan nama dasar negara kita dengan nama Pancasila, sedangkan Hari Kesaktian Pancasila adalah hari dimana pancasila dianggap sebagai dasar negara yang tak tergantikan dan berhubungan dengan kasus G 30 S/PKI," pungkasnya.

Tuesday, May 10, 2016

Manfaatkan Limbah, Santri BPUN Tanam Kencur Menggunakan Popok Bekas

Way Kanan, AktivisInspiratif - Santri Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional ( BPUN ) dan Pesantren Asshidiqiyah 11 Kampung Labuhan Jaya Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan asuhan Kiai Imam Murtadlo Sayuthi belajar menanam kencur dengan menggunakan media popok bekas. Mereka melakukan uji coba dalam rangka mengurangi limbah rumah tangga.

"Melalui kegiatan ini kita dapat membantu mengurangi limbah lingkungan berasal dari rumah tangga yang biasanya dibuang begitu saja sesudah dipakai," ujar santri Asshidiqiyah 11 Dewi Pratiwi di Gunung Labuhan, Selasa (10/5 ).

Popok bekas dapat menjadi pupuk bagi tanaman selain bisa menahan air. Cara menggunakan popok bekas sebagai media tanam cukup gampang. Mereka pertama kali menyiapkan polybag ukuran 60 cm x 60 cm lalu masukan tanah ke dalamnya sekitar empat gelas lalu memasukan empat popok bekas.

"Di atas popok bekas itu tambahkan arang secukupnya untuk mengatasi racun atau zat kimia yang terkandung dalam popok bekas. Setelah itu tambahkan tanah empat gelas lagi hingga arang tertutup. Selanjutnya masukan bibit kencur ke dalamnya," kata Dewi lagi.

Dewi mengaku senang  dan tertarik dengan kegiatan itu. "Hal seperti  ini penting dilaksanakan agar para santri lebih mengenal dunia tanam menanam dengan menggunakan popok bekas selain untuk menjaga lingkungan hidup. Upaya yang dilakukan oleh Gerakan Pemuda Ansor Way Kanan sangat positif," ujarnya.

Peserta BPUN dari SMA Gajah Mada Bandar Lampung Zakiroh Mutawakkil menambahkan, pemanfaatan popok bekas sebagai media tanam berguna untuk mengurangi limbah rumah tangga itu sehubungan susah terurai dengan tanah.

Pada kegiatan ini peserta BPUN dan para santri yang dibimbing Koordinator The Society of Environmental Journalists (SIEJ) atau masyarakat jurnalis lingkungan hidup Lampung yang juga Ketua GP Ansor Way Kanan Gatot Arifianto, terlihat antusias.

"Kegiatan ini diharapkan menambah wawasan para santri dan peserta BPUN  untuk  memanfaatkan limbah yang berpotensi mencemari lingkungan menjadi bermanfaat," ujar Ketua pelaksana BPUN  Way Kanan 2016 Disisi Saidi Fatah.

Pelatihan ini merupakan materi tambahan selain materi bimbingan rohani istiqomah, motivasi, keterampilan jurnalistik, dan materi akademik untuk memasuki perguruan tinggi negeri melalui jalur SBMPTN. BPUN 2016. Rangkaian kegiatan ini digelar GP Ansor Way Kanan dalam rangka memberikan wawasan dan kecintaan lingkungan hidup bagi peserta.


Sumber NU Online - nu.or.id

Adipati Berharap Peserta UN Berjuang Maksimal dan Meraih Nilai Yang Bagus

Way Kanan, AktivisInspiratif - Bupati Way Kanan Hi. Raden Adipati Surya, SH., MM melalui akun media sosialnya, menyampaikan harapan agar para anak-anak yang mengikuti UN dapat berjuang maksimal dan meraih nilai yang baik.

“Selamat menempuh ujian buat anak-anakku SLTP sederajat se-Kabupaten  Way Kanan, saya do’akan memperoleh nilai yang baik dan dapat diterima di sekolah lanjutan yang diinginkan,” tulis Bupati Way Kanan melalui akun facebooknya.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Hi. Musadi Muharam, MM. di Blambangan Umpu, Senin (9/5) mengatakan, jumlah peserta UN tahun 2016 sebanyak 7.743 siswa SD, 549 siswa MI, 4 orang siswa SLB,  5547 siswa SMP, 1.367 siswa MTs,  12 siswa SMPT, dan 3 siswa/siswi SMPLB.

"Karena pendidikan yang ada semakin hari semakin mengalami perubahan, maka sebelum pelaksanaan UN dilakukan, seluruh siswa sudah diberi persiapan seperti melakukan uji coba UN atau pra-ujian nasional. Kita harapkan siswa/siswi sungguh-sungguh mengikuti UN, agar menjadi kebanggaan orang tua, guru dan Pemerintah Daerah," jelasnya.

Hari pertama, demikian Musadi Muharam, siswa mengikuti UN mata pelajaran Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, hari ketiga pelajaran Bahasa Inggris dan hari keempat pelajaran IPA.

Peserta BPUN Raih Nilai UN SMK Terbaik se Kabupaten Way Kanan

Yoga Aji Saputra tengah dan peserta BPUN Way Kanan 2016
mengikuti kegiatan outbond untuk melepas kepenatan
Way Kanan, AktivisInspiratif - Pelajar SMK Kesehatan Persada Nusantara Way Tuba Yoga Aji Saputra yang tengah mengikuti Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (BPUN) 2016 digelar PC GP Ansor Kabupaten Way Kanan Lampung dinyatakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat sebagai siswa peraih hasil Ujian Nasional (UN) terbaik untuk perseorangan tingkat SMK se-kabupaten, di daerah yang di pimpin Bupati Way Kanan Hi. Raden Adipati Surya, SH., MM itu.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Way Kanan, Drs. Hi. Khambali di Blambangan Umpu, Selasa (10/5) menjelaskan, Yoga meraih total nilai 322,6 dari empat mata pelajaran.

“Untuk SMA IPA diraih Lucia Tri Avelia dari SMAN 1 Baradatu dengan total nilai 469,5 dari enam mata pelajaran. Kemudian untuk IPS diraih Endarwati dari SMAN 1 Bumi Agung, total nilai diraih 434,0 dari enam mata pelajaran,” kata Khambali lagi.

Menanggapi informasi disampaikan pihak Dinas P dan K setempat, Yoga mengatakan prestasi tersebut merupakan suatu kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan.

“Terima kasih saya sampaikan kepada para guru, orang tua yang senantiasa memberi do’a restu dan semua pihak yang telah berkontribusi atas prestasi tersebut,” ujar alumni Diklatsar IX Barisan Ansor Serbaguna (Banser) PC GP Ansor Way Kanan Lampung yang bertekad menjadi dokter itu di Pesantren Assiddiqiyah 11 Kampung Labuhan Jaya Kecamatan Gunung Labuhan.

Kepala SMK Kesehatan Persada Nusantara Saiful Ansori menambahkan, Yoga merupakan alumni pertama sekolah berada di Kampung Pisang Indah Kecamatan Bumi Agung.

“Yoga termasuk anak rajin dan mulai kelas satu selalu meraih peringkat pertama. Tahun 2015 Yoga meraih Juara I Tingkat Provinsi Lampung pada Bidang Fisika Terapan Olimpiade Sains Terapan Nasional (OSTN), sehingga dipercaya mewakili Lampung dalam ajang tingkat nasional di Yogyakarta,” paparnya.

SMK Kesehatan Persada Nusantara memiliki asrama, penekanan pendidikan dilakukan ialah setiap ba’da Isya’ ada kegiatan belajar para siswa bersama mulai pukul 20.00 hingga 21.00 WIB.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Way Kanan Gatot Arifianto, menyambut baik prestasi di raih Yoga dengan mengumumkan kepada seluruh peserta BPUN.

“Apa yang diraih Yoga adalah penegasan bahwa Banser NU juga mampu memiliki prestasi akademik, sangat salah besar jika ada anggapan negatif jika Banser sebagai pelaksana lapangan Gerakan Ansor jauh dari intelektual,” demikian Gatot Arifianto.

Comments system

Disqus Shortname