Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Friday, July 01, 2016

Dengan Tenang, Gus Mus Ikut Panggul Keranda Sang Istri

AktivisInspiratif, Rembang -  Bukan hanya terlihat kesetiaan dan kemesraan saat masih hidup bersama, ulama budayawan KH. A. Musthofa Bisri juga menunjukkan rasa cinta dan kasih sayangnya kepada sang istri Nyai .Hj Siti Fatma (66). Hal itu terlihat ketikan  Gus Mus ikut memanggung sang istri bersama anak cucu, serta menantu ke peristirahatan yang terakhir.
Gus Mus Panggul Keranda Sang Istri
Dengan wajah yang sangat tenang KH. Ahmad Musthofa Bisri memanggul sang istri yang sangat mencintai dan dicintainya, meski ribuan takziin dan takziat sudah sangat siap untuk memanggul keranda Almh Nyai Hj. Siti Fatma. Berangkat dari rumah duka Jl. KH Bisri Musthofa, yang diberangkatkan oleh KH. Mu’ad Thohir sekitar pukul 13.17 WIB, Jum'at (1/7).

Sebelumnya Katib Aam PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, keponakan Gus Mus yang merupakan putra dari kakaknya almarhum KH. M. Cholil Bisri, memberikan pengantar atas pelepasan Almh.

Saat pelepasan terlihat juga sejumlah tokoh nasional yang takziah pada hari Jumat diantara lain Emha Ainun Najib (Cak Nun), dan istri mendiang Gus Dur Nyai Hajah Sinta Nuriyah beserta para putrinya.

Almh Nyai Hj.Siti Fatma dikebumikan di dekat makam Alm KH. Bisri Mustofa dan Almh Nyai Hajah Ma’rufah mertuanya dan juga kerabat yang lain di Desa Kabongan Kidul Rembang, Jawa Tengah.

Puluhan karangan bunga tampak menghiasi kompleks makam almarhumah dan rumah duka, hadir pula dalam rombongan takziah, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa serta dari beberapa ketua umum partai politik, dan Keluarga besar RI satu Joko Widodo, dan sejumlah Menteri di Kabinet Kerja.

Thursday, June 30, 2016

Di Belakang Ansor Terdapat Nama-nama Besar Para Ulama

AktivisInspiratif, SOLO - Mustasyar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, Habib Syech bin Abdul Qadir As-Segaf berpesan kepada para kader Ansor dan Banser untuk selalu menjaga nama baik organisasi pemuda milik NU tersebut.
Habib Syech: Di Belakang Ansor Ada Kiai-kiai Besar, Jaga Nama Baik Itu!
Menurut pengasuh Majelis Ahbabul Musthofa itu, di belakang Ansor terdapat nama-nama besar para kiai yang turut mendirikan dan membesarkannya. Untuk itu, para pemuda yang menyandang predikat kader Ansor dan Banser, sudah seyogyanya turut menjaga nama baik.

“Jaga nama besar para romo kiai, jaga nama besar Ansor dan Banser!,” pesan dia, saat menerima kunjungan Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah, di Gedung Bustanul Asyiqin, Rabu (29/6) pagi.

Selain itu, Habib Syech juga mengajak para kader Ansor untuk saling membantu dalam menegakkan ajaran Islam Ahlussunah wal Jamaah, dengan mengedepankan adab dan akhlak yang baik.

“Ansor dan Banser saudara saya, mari kita bangkitkan kecintaan masyarakat kita kepada Ahlussunah wal Jamaah dengan mengedepankan adab dan akhlakul karimah,” tuturnya.

Tak lupa, Habib Syech menghaturkan terima kasih kepada para anggota Banser yang sering membantu dalam setiap kegiatannya.

Acara kunjungan sekaligus sahur bersama Habib Syech ini merupakan rangkaian kegiatan Pengurus PW GP Ansor Jateng di wilayah Soloraya. Pada sore harinya, juga digelar sejumlah kegiatan, antara lain buka bersama, penyerahan bantuan sosial dan penyerahan bendera kepada para Pimpinan Cabang Ansor di Soloraya.



Sumber nu.or.id

Sunday, June 26, 2016

Klasemen MotoGP 2016 Setelah Rossi Gagal Finis

AktivisInspiratif, Assen - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, gagal menyelesaikan balapan MotoGP Belanda 2016 di Sirkuit Assen, Minggu (26/6/2016). Alhasil, jarak poin dengan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, pun semakin melebar.

Rossi yang tengah on fire tertimpa sial kala melakoni MotoGP Belanda 2016. Ia yang sempat memimpin sebagian besar balapan justru tak mampu membawa pulang sebiji poin penuh dari Sirkuit Assen. Pasalnya, aksinya terhenti ketika balapan memasuki lap ke-17.

Nasib berbeda didapat Marquez yang sukses merebut podium kedua. Meski kalah cepat dari Jack Miller, tambahan 20 poin membuat The Baby Alien kian meninggalkan para pesaingnya. Ia unggul 24 poin atas Jorge Lorenzo dan 42 poin atas Rossi.

Sumber liputan6.com

Tuesday, June 14, 2016

Usai Safari Ramadhan, Bupati Way Kanan Bantu Korban Kecelakaan

Way Kanan, Aktivisinspiratif - Bupati Waykanan, Lampung, Raden Adipati Surya secara tiba-tiba meminta sopirnya untuk menghentikan kendaraannya saat melihat sesosok priba tergeletak berlumuran darah di jalan raya akibat kecelakaan lalu lintas.

Tanpa sungkan, Bupati pun turun dari mobilnya dan mendekati korban kecelakaan yang berlumuran darah dan berbalut tanah untuk segera dibawa ke puskesmas guna mendapat pertolongan.

Peristiwa di jalan Kampung Nuwar Agung, Kecamatan Buay Bahuga tersebut terjadi saat Bupati dalam perjalanan pulang dari Safari Ramadhan di SMAN 2 Buay Bahuga, Senin (13/6) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Dengan dibantu stafnya, Bupati dengan wajah cemas dan didampingi Kepala Dinas kesehatan Waykanan Farida Aryani yang juga seorang dokter kemudian membawa korban yang diduga korban kecelakaan tunggal itu ke Puskesmas Kecamatan Bumi Agung untuk diberikan pertolongan.

Setelah melihat kondisinya kritis, membuat rombongan Bupati membawa korban dengan menggunakan mobil kabin milik Dinas Kesehatan menuju Puskesmas Bumi Agung.

Adipati minta kepada Kepala Puskesmas Bumi Agung untuk merawat korban dengan benar dan sungguh-sunguh. "Tolong korban diurus dengan baik sampai kondisinya membaik," katanya.

Bupati megharapkan seluruh masyarakat harus sigap dan mempunyai jiwa tolong menolong apalagi ini merupakan korban kecelakaan dan harus cepat mendapatkan pertolongan pertama agar nyawa korban bisa terselamatkan.

Ia juga mengaku bangga melihat kesigapan Kepala Dinas Kesehatan Farida Aryani yang melakukan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan yang dengan cepat dibawa ke Puskesmas Bumi Agung. Bahkan Farida ikut menangani perawatan saat di puskesmas.

"Itulah tugas dokter, harus sigap saat dibutuhkan, kebetulan dia (Farida) juga ikut dalam rombongan tim saya, jadi nyawa korban bisa terselamatkan," katanya.

Namun demikian, Bupati mengaku masih curiga atas kejadian itu, apakah murni kecelakaan atau atau korban aksi kriminalitas, yang ingin merampas motor korban.

Usai memberikan pertolongan dan mengurus korban, Bupati dan rombongan melanjutkan perjalanan pulang ke Blambangan Umpu.

sumber anataranews.com

Wednesday, June 01, 2016

Peringati Harlah Pancasila, Pengajar Tubaba Cerdas Gelar Field Trip

Tulang Bawang Barat, AktivisInsiratif - Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengajar Tulang Bawang Barat Cerdas atau Tubaba Cerdas menggelar field trip ke beberapa destinasi di Tulang Bawang Barat Lampung, Rabu (1/6).

Destinasi tersebut diikuti 120 siswa kelas VI serta 12 wali kelas dari masing-masing sekolah, mengunjungi Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Tubaba, Rumah Dinas Bupati, Islamic Center, Balai Budaya Sesat Agung, Taman Agrowisata serta Tugu Rato yang menjadi icon Tubaba.

Efrial Ruliandi Silalahi, salah satu pengajar Tubaba Cerdas mengatakan, kegiatan bermain dan belajar (KBB) ini merupakan sebuah perjalanan, pengalaman dan refleksi para pengajar selama hampir setengah tahun di penempatan.
"Adapun rangkaian acara dalam kegiatan kali ini diantaranya, pemutaran video di kedua belas sekolah penempatan, bincang-bincang bersama Bupati Tubaba, kunjungan ke beberapa destinasi yang menjadi ikon kabupaten serta pertunjukan atraksi dari pemadam kebakaran dan Rescue," ujar Efrial.

Dengan tema Wiyata Tubaba Cerdas, kegiatan tersebut melibatkan sekolah penempatan pengajar cerdas yang tersebar di lima kecamatan yakni, Kecamatan Gunung Terang, Lambu Kibang, Pagar Dewa, Tulang Bawang Udik serta Tulang Bawang Tengah.

"Kali ini momentum 1 Juni sebagai Hari Kelahiran Pancasila dilaksanakan dalam kegiatan field trip, selain itu siswa juga dibekali materi mengenai pancasila," ujarnya.

Lebih lanjut, Efrial mengatakan, memaknai pancasila secara kontekstual bukan hanya sekedar tekstual. Diperhadapkan dalam kondisi kekinian dalam kehidupan bermasyarakat, bukan hanya dipahami sebagai sebuah teks kemudian dilupakan begitu saja.

"Pancasila terkandung banyak harapan dan cita-cita anak bangsa, salah satunya mengenai pemenuhan HAM yang secara tegas termaktub dalam sila kelima "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia", kita contohkan saja yakni hak untuk memperoleh pendidikan yang merupakan hak mendasar yang harus diperoleh oleh setiap warganegara, Tubaba Cerdas milik warga Kabupaten Tulang Bawang Barat, Tubaba adalah kita," pungkasnya.

Harlah Pancasila : Ansor Lampung Utara Gelar Apel Kesetiaan

Lampung Utara, AktivisInspiratif - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor dan Satuan Koordinasi Cabang Barisan Ansor Serbaguna (Satkorcab Banser) Lampung Utara menggelar Apel Kesetiaan Pancasila dan NKRI sebagai tindak lanjut arahan Pimpinan Pusat GP Ansor. 

Kegiatan berlangsung di Lapangan Negara Batin 2 Kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara, Rabu (1/6/) diikuti 462 peserta, terdiri dari PC-PAC GP Ansor dan Anggota Banser, Para Kyai, Asatidz dan Asatidzah,  Muslimat NU, Pagar Nusa, IPNU, Linmas, TNI, Polres, serta delegasi dari berbagai elemen masyarakat dan ormas kepemudaan setempat.

Apel Kesetiaan dalam rangka memperingati hari lahir pancasila yang ditetapkan pada tanggal 1 juni, merupakan intruksi dari PP GP Ansor guna meyikapi perkembangan khilafah dan penyebaran isu komunisme yang ingin mengganti ideologi Pancasila dan NKRI. 

Bertindak selaku inspektur Ketua PC GP Ansor Lampung Utara Masir Ibrahim mengatakan, Peringatan Hari Lahir Pancasila ini merupakan momentum penting untuk penegasan kembali komitmen  kita pada Pancasila.
"Hari ini tepat 1 Juni 2016 yang bertepatan dengan hari lahirnya pancasila, dimana dasar negara Indonesia beberapa tahun silam dirumuskan oleh para pendiri bangsa. Dasar Negara dinama Pancasila mengandung maksud sebagai pemersatu bangsa Indonesia yang merupakan negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau dari Sabang sampai Merauke," katanya.

Senada dengan Masir Ibrahim, Sekretaris PC GP Ansor Lampung Utara Hidrikal Mukrom mengatakan, Hari Lahir Pancasila adalah hari dimana Pancasila pertama kali diperdengarkan kepada umum.
"Pada 1 Juni 1945 lalu Soekarno mengusulkan nama dasar negara kita dengan nama Pancasila, sedangkan Hari Kesaktian Pancasila adalah hari dimana pancasila dianggap sebagai dasar negara yang tak tergantikan dan berhubungan dengan kasus G 30 S/PKI," pungkasnya.

Tuesday, May 10, 2016

Manfaatkan Limbah, Santri BPUN Tanam Kencur Menggunakan Popok Bekas

Way Kanan, AktivisInspiratif - Santri Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional ( BPUN ) dan Pesantren Asshidiqiyah 11 Kampung Labuhan Jaya Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan asuhan Kiai Imam Murtadlo Sayuthi belajar menanam kencur dengan menggunakan media popok bekas. Mereka melakukan uji coba dalam rangka mengurangi limbah rumah tangga.

"Melalui kegiatan ini kita dapat membantu mengurangi limbah lingkungan berasal dari rumah tangga yang biasanya dibuang begitu saja sesudah dipakai," ujar santri Asshidiqiyah 11 Dewi Pratiwi di Gunung Labuhan, Selasa (10/5 ).

Popok bekas dapat menjadi pupuk bagi tanaman selain bisa menahan air. Cara menggunakan popok bekas sebagai media tanam cukup gampang. Mereka pertama kali menyiapkan polybag ukuran 60 cm x 60 cm lalu masukan tanah ke dalamnya sekitar empat gelas lalu memasukan empat popok bekas.

"Di atas popok bekas itu tambahkan arang secukupnya untuk mengatasi racun atau zat kimia yang terkandung dalam popok bekas. Setelah itu tambahkan tanah empat gelas lagi hingga arang tertutup. Selanjutnya masukan bibit kencur ke dalamnya," kata Dewi lagi.

Dewi mengaku senang  dan tertarik dengan kegiatan itu. "Hal seperti  ini penting dilaksanakan agar para santri lebih mengenal dunia tanam menanam dengan menggunakan popok bekas selain untuk menjaga lingkungan hidup. Upaya yang dilakukan oleh Gerakan Pemuda Ansor Way Kanan sangat positif," ujarnya.

Peserta BPUN dari SMA Gajah Mada Bandar Lampung Zakiroh Mutawakkil menambahkan, pemanfaatan popok bekas sebagai media tanam berguna untuk mengurangi limbah rumah tangga itu sehubungan susah terurai dengan tanah.

Pada kegiatan ini peserta BPUN dan para santri yang dibimbing Koordinator The Society of Environmental Journalists (SIEJ) atau masyarakat jurnalis lingkungan hidup Lampung yang juga Ketua GP Ansor Way Kanan Gatot Arifianto, terlihat antusias.

"Kegiatan ini diharapkan menambah wawasan para santri dan peserta BPUN  untuk  memanfaatkan limbah yang berpotensi mencemari lingkungan menjadi bermanfaat," ujar Ketua pelaksana BPUN  Way Kanan 2016 Disisi Saidi Fatah.

Pelatihan ini merupakan materi tambahan selain materi bimbingan rohani istiqomah, motivasi, keterampilan jurnalistik, dan materi akademik untuk memasuki perguruan tinggi negeri melalui jalur SBMPTN. BPUN 2016. Rangkaian kegiatan ini digelar GP Ansor Way Kanan dalam rangka memberikan wawasan dan kecintaan lingkungan hidup bagi peserta.


Sumber NU Online - nu.or.id

Thursday, April 28, 2016

Hanya Ansor Organisasi Pemuda Ikut Peringati HUT Way Kanan


 Hanya Ansor Organisasi Pemuda Ikut Peringati HUT Way Kanan

Way Kanan - Pemerintah Kabupaten Way Kanan Lampung menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 17, di Blambangan Umpu, Rabu (27/4). Gerakan Pemuda Ansor satu-satunya organisasi kepemudaan yang mengikuti upacara dipimpin Bupati Raden Adipati Surya.

"Ansor selalu siap berkiprah dalam pembangunan daerah. Kami bangga bisa turut serta langsung mengikuti kegiatan tersebut," ujar Dewan Penasehat Ansor PAC Negara Batin Muhammad Anas Zahroni.

Alumni Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur 1997 itu mengharapkan, daerah pemekaran Kabupaten Lampung Utara 24 April 1999 itu bisa semakin maju.

"Hadirnya Ansor dalam upacara tersebut penegasan bahwa pemuda Nahldatul Ulama siap untuk berbuat untuk Way Kanan. Harapan, kami pemerintah bisa mengembangakan potensi-potensi yang ada, misalnya anak-anak berprestasi di bidang olah raga seperti bulu tangkis atau sepak bola mengingat kemampuan semacam tersebut juga perlu ditampung supaya ada penyaluran bagi mereka," ujar Tri Wahono, kader Ansor dari Kampung Adijaya, Kecamatan Negara Batin.

Memperingati HUT Way Kanan ke 17, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor setempat menurunkan 20 kader dari PAC Negara Batin sehubungan adanya undangan untuk mengikuti upacara dihadiri unsur Forkompida, aparatur sipil negara, TNI, Polri, OSIS dan Pramuka.

"Kami bangga bisa menghadiri upacara peringatan HUT Way Kanan. Semoga Way Kanan menjadi lebih baik. Ansor selalu siap mendukung kegiatan pemerintah yang sejalan dengan tujuan organisasi, salah satunya berperan aktif dan kritis dalam pembangunan nasional demi terwujudnya cita-cita kemerdekaan Indonesia yang berkeadilan, berkemakmuran, berkemanusiaan, dan bermartabat bagi seluruh rakyat Indonesia yang diridai Allah," kata Ketua PAC Ansor Negara Batin Hozin Munir.

Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor, ujar Ketua Ansor Way Kanan Gatot Arifianto menambahkan, mengapresiasi partisipasi aktif kader dari Negara Batin untuk organisasi.

"Fokus Ansor terletak pada tiga hal, yakni kaderisasi, ideologisasi, dan aksi nyata. Kami bangga kader-kader Ansor terus menunjukkan eksistensinya, seperti PAC Pakuan Ratu yang menggelar PKD V, lalu PAC Banjit yang menggelar beragam kegiatan, seperti sunatan massal bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan pelayanan pembuatan identitas kependudukan bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dalam rangka memperingati Harlah ke 82 tahun. Terima kasih untuk energi dan semangat yang diberikan untuk organisasi dengan perbuatan," ujar Gatot. 

Sumber nu.or.id 

Hanya Ansor Organisasi Pemuda Ikut Peringati HUT Way Kanan


 Hanya Ansor Organisasi Pemuda Ikut Peringati HUT Way Kanan

Way Kanan - Pemerintah Kabupaten Way Kanan Lampung menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 17, di Blambangan Umpu, Rabu (27/4). Gerakan Pemuda Ansor satu-satunya organisasi kepemudaan yang mengikuti upacara dipimpin Bupati Raden Adipati Surya.

"Ansor selalu siap berkiprah dalam pembangunan daerah. Kami bangga bisa turut serta langsung mengikuti kegiatan tersebut," ujar Dewan Penasehat Ansor PAC Negara Batin Muhammad Anas Zahroni.

Alumni Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur 1997 itu mengharapkan, daerah pemekaran Kabupaten Lampung Utara 24 April 1999 itu bisa semakin maju.

"Hadirnya Ansor dalam upacara tersebut penegasan bahwa pemuda Nahldatul Ulama siap untuk berbuat untuk Way Kanan. Harapan, kami pemerintah bisa mengembangakan potensi-potensi yang ada, misalnya anak-anak berprestasi di bidang olah raga seperti bulu tangkis atau sepak bola mengingat kemampuan semacam tersebut juga perlu ditampung supaya ada penyaluran bagi mereka," ujar Tri Wahono, kader Ansor dari Kampung Adijaya, Kecamatan Negara Batin.

Memperingati HUT Way Kanan ke 17, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor setempat menurunkan 20 kader dari PAC Negara Batin sehubungan adanya undangan untuk mengikuti upacara dihadiri unsur Forkompida, aparatur sipil negara, TNI, Polri, OSIS dan Pramuka.

"Kami bangga bisa menghadiri upacara peringatan HUT Way Kanan. Semoga Way Kanan menjadi lebih baik. Ansor selalu siap mendukung kegiatan pemerintah yang sejalan dengan tujuan organisasi, salah satunya berperan aktif dan kritis dalam pembangunan nasional demi terwujudnya cita-cita kemerdekaan Indonesia yang berkeadilan, berkemakmuran, berkemanusiaan, dan bermartabat bagi seluruh rakyat Indonesia yang diridai Allah," kata Ketua PAC Ansor Negara Batin Hozin Munir.

Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor, ujar Ketua Ansor Way Kanan Gatot Arifianto menambahkan, mengapresiasi partisipasi aktif kader dari Negara Batin untuk organisasi.

"Fokus Ansor terletak pada tiga hal, yakni kaderisasi, ideologisasi, dan aksi nyata. Kami bangga kader-kader Ansor terus menunjukkan eksistensinya, seperti PAC Pakuan Ratu yang menggelar PKD V, lalu PAC Banjit yang menggelar beragam kegiatan, seperti sunatan massal bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan pelayanan pembuatan identitas kependudukan bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dalam rangka memperingati Harlah ke 82 tahun. Terima kasih untuk energi dan semangat yang diberikan untuk organisasi dengan perbuatan," ujar Gatot. 

Sumber nu.or.id 

Hanya Ansor Organisasi Pemuda Ikut Peringati HUT Way Kanan


 Hanya Ansor Organisasi Pemuda Ikut Peringati HUT Way Kanan

Way Kanan - Pemerintah Kabupaten Way Kanan Lampung menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 17, di Blambangan Umpu, Rabu (27/4). Gerakan Pemuda Ansor satu-satunya organisasi kepemudaan yang mengikuti upacara dipimpin Bupati Raden Adipati Surya.

"Ansor selalu siap berkiprah dalam pembangunan daerah. Kami bangga bisa turut serta langsung mengikuti kegiatan tersebut," ujar Dewan Penasehat Ansor PAC Negara Batin Muhammad Anas Zahroni.

Alumni Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur 1997 itu mengharapkan, daerah pemekaran Kabupaten Lampung Utara 24 April 1999 itu bisa semakin maju.

"Hadirnya Ansor dalam upacara tersebut penegasan bahwa pemuda Nahldatul Ulama siap untuk berbuat untuk Way Kanan. Harapan, kami pemerintah bisa mengembangakan potensi-potensi yang ada, misalnya anak-anak berprestasi di bidang olah raga seperti bulu tangkis atau sepak bola mengingat kemampuan semacam tersebut juga perlu ditampung supaya ada penyaluran bagi mereka," ujar Tri Wahono, kader Ansor dari Kampung Adijaya, Kecamatan Negara Batin.

Memperingati HUT Way Kanan ke 17, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor setempat menurunkan 20 kader dari PAC Negara Batin sehubungan adanya undangan untuk mengikuti upacara dihadiri unsur Forkompida, aparatur sipil negara, TNI, Polri, OSIS dan Pramuka.

"Kami bangga bisa menghadiri upacara peringatan HUT Way Kanan. Semoga Way Kanan menjadi lebih baik. Ansor selalu siap mendukung kegiatan pemerintah yang sejalan dengan tujuan organisasi, salah satunya berperan aktif dan kritis dalam pembangunan nasional demi terwujudnya cita-cita kemerdekaan Indonesia yang berkeadilan, berkemakmuran, berkemanusiaan, dan bermartabat bagi seluruh rakyat Indonesia yang diridai Allah," kata Ketua PAC Ansor Negara Batin Hozin Munir.

Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor, ujar Ketua Ansor Way Kanan Gatot Arifianto menambahkan, mengapresiasi partisipasi aktif kader dari Negara Batin untuk organisasi.

"Fokus Ansor terletak pada tiga hal, yakni kaderisasi, ideologisasi, dan aksi nyata. Kami bangga kader-kader Ansor terus menunjukkan eksistensinya, seperti PAC Pakuan Ratu yang menggelar PKD V, lalu PAC Banjit yang menggelar beragam kegiatan, seperti sunatan massal bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan pelayanan pembuatan identitas kependudukan bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dalam rangka memperingati Harlah ke 82 tahun. Terima kasih untuk energi dan semangat yang diberikan untuk organisasi dengan perbuatan," ujar Gatot. 

Sumber nu.or.id 

Wednesday, April 27, 2016

Pemkab Way Kanan Masih Banyak PR Yang Belum di Selesaikan

Way Kanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Way Kanan menggelar upacara peringatan HUT Way Kanan di Lapangan Pemda, Rabu (27/4), yang mengusung tema "Dengan Semangat Hari Ulang Tahun Kabupaten Way Kanan ke-17, Bersama Kita Membangun Bumi Ramik Ragom yang Maju dan Berdaya Saing".

"Peringatan HUT Kabupaten Way Kanan, tentunya merupakan momentum yang tepat untuk kita merenungi dan mengevaluasi kembali sejauh mana hasil-hasil kerja selama ini secara bersama-sama kita membangun Kabupaten Way Kanan," ujar Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya saat memberikan sambutan upacara peringatan HUT Way Kanan.

17 Tahun, Raden Adipati Surya melanjutkan, Kabupaten Way Kanan masih banyak pekerjaan rumah  yang belum diselesaikan, kita tidak menutup mata bahwa  pembangunan infrastruktur yang diharapkan masyarakat  sampai saat ini belum memuaskan, terutama jalan dan jembatan, nyaris semua ruas jalan diberbagai kecamatan dalam keadaan rusak, dibidang pertanian dan perkebunan pemerintah daerah belum maksimal dalam memberikan kontribusi kepada para petani, serta  disektor pelayanan dan sarana kesehatan sangat jauh dari yang kita harapkan, begitu pula disektor pendapatan asli daerah.

Pembentukan Kabupaten Way Kanan yang diresmikan tanggal 27 April 1999, tidak terbentuk begitu saja melainkan dengan perjuangan dan upaya keras dari semua pihak yang berasal dari dalam maupun luar Way Kanan.
Oleh karena itu, Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya dan Wakil Bupati Edward Antony berkomitmen untuk meningkatan pendapatan daerah dari segala sektor yang saat ini belum tersentuh, begitu pula disektor-sektor lainnya.

"Melalui momentum ini saya tegaskan kekurangan-kekurangan itu harus segera di perbaiki serta kita benahi bersama-sama,  dan di tahun-tahun mendatang pembangunan diberbagai sektor tersebut  harus melalui musyawarah rencana pembangunan dari tingkat kampung hingga kabupaten agar  pembangunan yang dilakukan pemerintah mendapatkan nilai manfaat yang lebih bagi masyarakat kita," tegasnya.

"Melalui kesempatan yang baik ini, saya juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan, kepada para pendahulu kita yang berjasa dalam membangun Kabupaten Way Kanan, seperti Mantan Bupati, Wakil Bupati, Mantan Anggota DPRD, Mantan Sekda, Mantan Kepala Dinas/Badan/Kantor sampai dengan mantan kepala kampung dan lurah, yang selama ini dengan tulus ikhlas telah memberikan sumbangsih mengabdikan dirinya dalam membangun Kabupaten Way Kanan," pungkasnya.

Sumber : Aktivisi.com . Foto . Ist

Sunday, April 24, 2016

Ansor Siapkan 8 Kiai Untuk Baiat Peserta PKD

Way Kanan - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Way Kanan, Lampung menyiapkan delapan kiai untuk membaiat 86 peserta Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) V di Pesantren Al-Falakhuss'adah asuhan Kiai Zainal Ma'arif di Kampung Tanjung Kecamatan Pakuan Ratu, mulai Jumat kemarin hingga Ahad (22-24/4).

"Itu diperlukan untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan, kami perlu kader militan untuk pergerakan organisasi ke depan, bukan kader-kaderan," ujar Sekretaris PC GP Ansor Way Kanan, Eko Wahyudi di Pakuan Ratu, Sabtu (24/4).
Eko menambahkan, satu kiai akan membaiat sepuluh peserta dalam dua kali atau lima peserta setiap baiat.

"Sebelum baiat akan ditanyakan terlebih dahulu kesanggupan mereka untuk menjadi kader yang siap berjuang untuk Nahdlatul Ulama dan Indonesia," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Eko meminta calon kader untuk memahami jika Ansor adalah organisasi pemuda NU yang bergerak di bidang sosial, keagamaan dan kemasyarakatan.

Sementara itu Ketua PAC Pakuan Ratu, Bakti Ghozali mengajak peserta untuk memberi manfaat untuk organisasi yang berdampak untuk diri pribadi. "Caranya adalah dengan menggunakan jaringan sebaik mungkin serta melakukan pergerakan ekonomi kreatif," kata Bakti.

Pimpinan Cabang hari ini telah mendorong ekonomi kreatif, misalnya memberi investasi mesin cuci kendaraan, penjualan madu, lalu mengajarkan pelatihan bekam bagi kader dan dilanjutkan penandatangan nota kesepahaman program Hijamah Sambil Beramal (Halal) dengan Klinik BMC pimpinan dr Yusuf J Mustofa pada peringatan Harlah NU ke-91 Januari lalu. Sebanyak 25 persen dari jasa bekam melalui program "Halal" digunakan untuk bantuan pendidikan atau kemandirian anak yatim piatu.

"Hasilnya, kader dapat penghasilan, organisasi memiliki kas. Dan kita hari ini bisa menyalurkan tiga paket Kitab Kuning dan Al-Quran bagi Pesantren Al-Falakhuss'adah asuhan Kiai Zainal Ma'arif, Ponpes Nurudz Dzikri Al-Amin asuhan Kiai Maulana Ismail dan Pesantren Riyadlotul Mubtadiin asuhan Ustadz Ahmad Sholihin dari hasil bekam itu," kata Bakti menjelaskan.

Friday, April 22, 2016

Lomba Pakaian Adat Lampung Hingga Vokal Grup Warnai hari Kartini SDN 2 Gunung Terang

Tulang Bawang Barat - Dalam memeriahkan peringatan Hari Kartini tahun 2016, SDN 2 Gunung Terang Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Provinsi Lampung menggelar beberapa rangkaian perlombaan diantaranya lomba pakaian adat Lampung, pidato, puisi, pantomin, pantun lampung, muli mekhanai serta vokal grup.

Acara digelar di Aula SDN 2 Gunung terang itu didesain sederhana serta disajikan dengan nilai-nilai kesenian.
"Untuk perayaan Hari Kartini tahun ini kami desain lebih ke bidang seninya, kami berharap dari momentum ini kami bisa mencari talenta-talenta muda yang akan mengikuti Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N)tahun 2017 mendatang," kata salah satu pengajar di Tubaba Cerdas, Efrial Ruliandi Silalahi.

Siswa terlihat sangat antusias mengikuti rangkaian demi rangkaian acara, meskipun acara yang digelar sangat sederhana namun hal tersebut tidak memadamkan semangat para siswa untuk berkreativitas.

Melihat kondisi di era yang modern ini, sosok kartini sangat dibutuhkan oleh karena itu harus ditanamkan sejak dini peranan kartini sebagai fitur pejuang wanita yang membawa harkat martabat wanita sekaligus salah satu sokoguru perubahan dalam pendidikan.

Bella Alvionanda, Siswa kelas tiga SMP yang turut hadir dalam memeriahkan acara tersebut menilai bahwa kegiatan yang digelar merupakan kegiatan positif.
"Ini kegiatan positif yang harus dikerjakan anak muda, disini kami mendapat pengalaman baru berbagi cerita seru serta motivasi bersama guru dan murid," ujarnya.

Membuat suatu kegiatan, Efrial melanjutkan, tidak harus dengan biaya mahal, nilai dibalik suatu kegiatan itu yang paling penting. apakah kegiatan tersebut bermanfaat bagi banyak orang atau sebaliknya.

"Kami menggunakan peralatan seadanya, namun kami yakin bahwa kegiatan ini bermanfaat bagi siswa maupun guru. Harapan kami yang berada di desa semoga pendidikan bukan menjadi barang mahal, karena semua orang berhak mendapatkan akses pendidikan," demikian Efrial Ruliandi Silalahi.

Wednesday, April 20, 2016

Siswa TK dan Paud Ikuti Lomba Mewarnai Dalam Rangkat HUT Way Kanan

Way Kanan - "Tumbuh kembang imajinasi anak TK/PAUD merupakan proses pembelajaran yang panjang," demikian disampaikan Ketua TIM Penggerak PKK Kabupaten Way Kanan Dessy Afrianti Adipati di Blambangan Umpu, Selasa (19/4).

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Way Kanan ke 17, siswa TK/PAUD se-Way Kanan mengikuti lomba mewarnai di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab setempat, Selasa (19/4).

"Penyelenggaraan lomba mewarnai merupakan kegiatan yang melibatkan berbagai komponen, baik para peserta maupun pendamping. Mengingat para peserta terlebih dulu telah mendapatkan bimbingan dan pelatihan dari Ibu – Ibu Guru pendamping, untuk itulah kepada para pembimbing, secara pribadi saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya yang telah bersusah payah memberikan bimbingan kepada anak-anak kita. Mudah-mudahan apa yang dipersembahkan ibu-ibu guru kepada putra-putri kita akan terkenang sepanjang masa oleh mereka, dan sekaligus dapat mengantarkan putra-putri kita dalam penelusuran bakat dan minat," ujarnya.

Lomba, demikian Dessy Afrianti Adipati, merupakan sarana adu prestasi – bakat dan ketrampilan, dalam perlombaan akan senantiasa ditegakkan sportivitas oleh seluruh komponen baik peserta, pendamping, panitia, dewan juri semuanya akan menjunjung tinggi sportivitas.
"Untuk itulah maka bagi peserta yang meraih kemenangan, jadikan kemenangan itu sebagai langkah awal membangun kepribadian dan jadikan pemacu untuk meraih kemenangan diberbagai event perlombaan," Kata Ketua Lembaga Seni Qasidah Indonesia Kabupaten Way Kanan itu pula.

Hasil akhir penilaian dewan juri menetapkan, Juara 1 diraih oleh Kiyara (TK. Ar-Ridho Bumi Ratu), lalu juara II Anindita (TK. IKI PTPN VII Blambangan Umpu), kemudian juara III diraih oleh Arfat (TK. IKI PTPN VII Blambangan Umpu). Sementara untuk juara harapan I Zera (TK Negeri Sriwijaya), juara harapan II Riffat (TK. Raden Intan), lalu juara harapan III diraih Sussy Rahayu (TK. Pandu Wanita).

"Bagi anak-anakku yang belum berhasil, hendaknya tetap bersemangat dan terus belajar, dengan belajar kalian akan menjadi pintar, bila kelak kalian menjadi anak-anak yang pintar dan cerdas serta memiliki kepribadian, maka kalian nantinya akan mampu membawa nama harum bagi orang tua, bangsa dan negara," pungkasnya.

sumber : Aktivisi.com . Foto . Ist

Pemkab Way KananMenggelar Festival Radin Jambat

Way Kanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Way Kanan menggelar Festival Radin Jambat ke-XI dan Hiburan Rakyat
 dalam rangka peringatan HUT ke-17 Kabupaten Way Kanan di Lapangan Korpri Pemkab setempat, Rabu (20/4).

Melalui pelaksanaan HUT Kabupaten Way Kanan ke-17 yang juga telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya, segenap jajaran Pemkab Way Kanan memamerkan hasil-hasil programnya selama satu tahun. Dengan demikian maka masyarakat Kabupaten Way Kanan, maupun yang dari luar kabupaten, dapat melihat perkembangan dan kemajuan-kemajuan yang telah dan akan dilaksanakan.

"Dalam momentum ini kita gunakan untuk mengevaluasi dan mengkaji ulang, sejauh mana hasil-hasil kerja yang telah dicapai serta mengidentifikasi kendala dan permasalahan yang mungkin ada, untuk kemudian berupaya mengurangi kendala dan permasalahan tersebut sehingga kita mampu berbuat dan berkarya secara lebih optimal dalam membangun Kabupaten Way Kanan yang kita cintai ini," ujar Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya.

Pembentukan, demikian Raden Adipati Surya, Kabupaten Way Kanan yang diresmikan tanggal 27 April 1999 tersebut tidak terbentuk begitu saja, melainkan dengan perjuangan, pengorbanan dari semua pihak baik tokoh adat, masyarakat, pemuka agama, dan  tokoh-tokoh formal lainnya. Berkaitan dengan hal itu setiap kali kita memperingati HUT Kabupaten Way Kanan, kita juga selalu mengingat jasa-jasa mereka, dan berdo’a semoga Tuhan  Yang Maha Esa mencatatnya sebagai amal kebaikan yang tidak putus nilai pahalanya.

Dengan rangkaian kegiatan baik pameran dan atraksi budaya, diharapkan dapat meningkatkan persatuan dan kebersamaan di antara warga masyarakat. "Kita meskipun berasal dari suku dan daerah berbeda tetapi dengan semangat ramik ragom, maka kita pasti mampu membawa Kabupaten Way Kanan menjadi lebih maju lagi," kata Ketua DPC Partai Demokrat itu pula.

"Momentum Festival Radin Jambat ke-11 Tahun 2016, ini dijadikan upaya pelestarian dan pengembangan kebudayaan daerah sebagai salah satu khasanah kebudayaan nasional, dan  untuk mengenalkan keberagaman di  Kabupaten Way Kanan, baik potensi budaya, wisata dan sebaginya, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan pendapatan bagi pemerintah daerah," pungkasnya.

Sumber : Aktivisi.com . Foto . Ist

Tuesday, April 19, 2016

HUT Way Kanan : Dinas Kesehatan Gelar Operasi Katarak Gratis

Menampilkan 5.JPGMenampilkan 5.JPGWay Kanan - Selasa (19/4) Dalam Rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Way Kannan ke 17, Dinas Kesehatan stempat menggelar acara pelayanan kesehatan operasi katarak gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Abidin Pagar Alam.

Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya di Blambangan Umpu, Selasa (19/4) mengatakan, Pada 27 April yang lalu merupakan hari bersejarah terbentuknya Kabupaten Way Kanan, dan tahun ini (Red. 2016) Way Kanan sudah memasuki usia 17 tahun.

“Saya sampaikan terima kasih dan penghargaan yang setingi-tingginya kepada tenaga kesehatan yang telah melayani masyarakat, melayani rakyat di daerah-daerah yang paling sulit, maupun daerah terpencil, rakyat Kabupaten Way Kanan berada secara khusus membutuhkan pelayanan kesehatan," ujar Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Way Kanan itu pula.

Kepada  dokter, demikian Raden Adipati Surya, perawat, bidan dan tenaga kesehatan lainnya, saya menyampaikan  terima kasih dan penghargaan  yang setinggi-tingginya atas dedikasi yang telah saudara-saudara berikan kepada masyarakat Kabupaten Way Kanan selama ini.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan, jumlah penderita penyakit katarak di Bumi Ramik Ragom dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.
"Sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Way Kanan yaitu Way Kanan Maju dan Berdaya Saing, salah satu misinya meningkatkan pelayanan kesehatan," ujarnya.

Pada momentum HUT ke-17 Kabupaten Way Kanan melalui Dinas Kesehatan memberikan pelayanan kesehatan operasi katarak kepada rakyat Way Kanan secara gratis.
"Pemkab Way Kanan akan selalu berupaya agar kegiatan ini setiap tahunnya tetap dapat dilaksanakan secara gratis," tutur Mantan Ketua DPRD Way Kanan itu lagi.

Turut hadir pada acara tersebut, Ketua TIM Penggerak PKK, Staf Ahli, Asisten, setra Kepala SKPD.

Atas nama Pemerintah dan rakyat  Kabupaten Way Kanan, Raden Adipati Surya, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada TIM Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (PERDAMI) dari cabang Sumatera Selatan berkenan hadir dalam rangka kegiatan pelaksanaan operasi katarak di Kabupaten Way Kanan.

Monday, April 18, 2016

Kerusakan Hutan Lindung Way Kanan, Dinas Terkait Terkesan Tutup Mata

Way Kanan - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Way Kanan Lampung, Ujang Usman, menuding Dinas Perkebunan dan Kehutanan kabupaten setempat dikarenakan tutup mata terhadap kerusakan hutan lindung di kawasan register 24 Bukit Punggur Kecamatan Rebang Tangkas, yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat Talang Bindu Kampung Lebak Peniangan Kecamatan Rebang Tangkas.

Pasalnya beberapa waktu lalu KWRI Way Kanan telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak dinas terkait melalui Kepala Satuan Polisi Kehutanan (Kasat Polhut) Hairul, tentang adanya pengrusakan hutan dikawasan register 24 Bukit Punggur di Kecamatan Rebang Tangkas.

"Modus yang dilakukan pelaku dengan cara  menguliti kulit kayu sehingga kayu sebagai pelindung hutan mati secara perlahan. Peristiwa tersebut telah berlangsung hampir dua tahun yang lalu. Namun baru diketahui  baru-baru ini, karena lemahnya pengawasan hutan oleh dinas terkait,” ujar Usman di Blambangan Umpu, Senin (18/4).

Berawal dari informasi masyarakat setempat,demikian Ujang Usman, bahwa di areal kawasan hutan lindung Register 24 Bukit Punggur ada sekelompok orang yang membuka lahan perkebunan kopi, sayangnya kayu yang ada di areal hutan tersebut bukan dilindungi, malahan dibunuh dengan cara di kuliti, sehingga keadaan hutan rusak. Namun petugas Polhut setempat terkesan tutup mata, yang akhirnya berdampak pada pelaku perambah hutan makin lelusa melakukan pengerusakan di areal hutan kawasan tersebut.

"Salah seorang warga Kampung Lebak Peningan Rebang Tangkas Sutris (43 th), mengakui bila memiliki lahan garapan seluas 21 hektar di hutan kawasan Register 24 Bukit Punggur. Tetapi Sutris berdalih, untuk mendapat panen kopi yang makzimal, areal perkebunan harus ditembus sinar matahari. Makanya pohon-pohon tersebut saya basmi,” kata Ujang Usman, mengutip ucapan Sutris saat itu.

Terpisah, Sahrizal Effendi Sekretaris LSM Topan RI Perwakilan Kabupaten Way Kanan, sekaligus Ketua Forum  Hutan Kemasyarakatan (HKm) Way Kanan, sangat menyesalkan atas sikap Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Way Kanan berdiam diri tanpa ada tindakan tegas atas pengerusakan hutan yang dilakukan oleh sekompok masyarakat setempat.

Padahal sudah jelas sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan, pasal 50 ayat (1) disebutkan, barang siapa dengan sengaja melakukan pengerusakan prasarana dan sarana hutan  maka akan di jerat pidana yang di atur pasal 78 dengan penjara  maksimal 10 tahun  dan denda lima milyar Rupiah.

“Namun UU RI 41/1999 tersebut tidak diberlakukan oleh pihak Dinas Kehutanan Way Kanan, meski peristiwa tersebut sudah diketahui. dan hingga saat tidak ada tindakan tegas dari pihak dinas kehutanan. Bila pelaku ini anggota HKm, lahan yang mana yang digarapnya ini, kok ia bisa memiliki lahan seluas 21 Ha di hutan kawasan itu. Setahu saya, setiap anggota hanya bisa menggarap lahan seluas 2 Ha saja per anggota,” pungkas Sahrizal.

Adipati Tanda Tangani Prasasti Pencanangan Kampung KB

Way Kanan - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Way Kanan Lampung, mencanangkan Kampung KB di Kampung Bukit Gemuruh Kecamatan Way Tuba, Senin (18/4).

Hadir pada acara tersebut Bupati Way Kanan Raden AdiPati Surya, Kepala Perwakilan BKKBN Propinsi Lampung diwakili Paulina Johana Suprihatin, Anggota Forkopimda Kabupaten Way Kanan,Wakil Bupati Way Kanan Edward Antony,  Staf Ahli dan Kepala SKPD se-Kabupaten Way Kanan, Ketua dan Wakil Ketua TP. PKK  Kabupaten Way Kanan, Camat Se-Kabupaten Way Kanan, Kepala Kampung Bukit Gemuruh beserta Jajarannya,  UPT KB Se-Kabupaten Way kanan.

Dalam Sambutan Bupati Way Kanan mengatakan bahwa pemerintah daerah menyambut baik dengan adanya program tersebut.
"Program ini akan di rencanakan di setiap kecamatan harus ada satu, sehingga dapat terlihat manfaatnya karena Kampung KB ini diperuntukan untuk desa yang belum berkembang," ujarnya.

"Pemerintah daerah akan memprioritaskan pembangunan ditingkat desa terutama di Kampung KB, sehingga masyarakat dapat merasakan pembangunan tersebut dan kita juga akan menggalangkan perencanaan kampung KB disetiap kecamatan ada satu kampung," Adipati menambahkan.

Sejalan dengan program prioritas pemerintah Republik Indonesia yang tertuang 9 (sembilan) agenda prioritas pembangunan (NAWA CITA), pada cita ketiga adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara kesatuan Republik Indonesia. Gerakan membangun desa (GERBANG DESA) Saburai adalah Program Penanggulangan kemiskinan dengan mensinergikan seluruh sector pembangunan sebagai bentuk konkrit dari cita ketiga dimaksud dengan memprioritaskan pada desa-desa tertinggal secara penanganan pembangunan.

"Sebagai wujud dari program tersebut, sudah ditetapkan sebanyak 100 desa sasaran, salah satunya adalah kampung Bukit Gemuruh Kecamatan Way Tuba Kabupaten Way Kanan, yang saat ini kita laksanakan sebagai symbol dimulainya GERBANG DESA yang dipadukan dengan gerakan Kampung KB. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau setara melalui program kependudukan, Keluarga berencana dan Pembangunan Keluarga serta Pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas," kata Ketua DPC Partai Demokrat Way Kanan itu pula.

Hal ini, demikian Raden Adipati Surya, dimaksudkan melaksanakan prioritas program ke lima yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, sehingga diharapkan adanya sinergitas antar sektor pembangunan baik secara fisik, maupun non fisik.

"Tentunya program ini harus dimonitoring setiap bulannya dan akan dimonitoring langsung loleh bupati, karena program ini harus berjalan dengan baik dan akan diselaraskan dengan perencanaan dana desa yang ada disetiap kampung di Way Kanan," pungkasnya.

BKKBN Way Kanan Canangkan Kampung KB

Way Kanan - Senin, (18/4) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Way Kanan Lampung, mencanangkan Kampung KB di Kampung Bukit Gemuruh Kecamatan Way Tuba.

Kepala Dinas BKKBN Way Kanan Selan, menyampaikan dasar pelaksanaan tersebut berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri nomor : 440/70/SJ tanggal 11 Januari 2016, tentang Pencanangan dan Pembentukan Kampung KB, Surat Keputusan Gubernur Lampung nomor : G/523/II.09/HK/2015, tentang Penetapan Lokasi Sasaran Program Gerakan Membangun Desa Saburai Provinsi Lampung Tahun 2016 dan Surat Keputusan Bupati Way Kanan nomor : B.2.A/BKKBdanPP-WK/HK/2016 tentang Pembentukan Kelompok Kerja Kampung KB Kabupaten Way Kanan.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Propinsi Lampung yang diwakili Paulina Johana Suprihatin, mengatakan sebagai wujud program ini di Propinsi Lampung pada tahun 2016, sudah ditetapkan sebanyak 100 desa sasaran salah satunya Kampung Bukit Gemuruh Kecamatan Way Tuba Kabupaten Way Kanan.

Adapun tujuan umum dari pelaksanaan program tersebut yakni untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat ditingkat kampung atau setara melalui program BKKBN serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas dan sejahtera.

Sedangkan tujuannya sendiri adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat ditingkat kampung melalui program tersebut. Hal ini dimaksudkan untuk sekaligus melaksanakan prioritas program kelima yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia sehingga diharapkan kesinergisitas antar sektor pembangunan fisik maupun nonfisik.

"Program ini tentunya bukan hanya sekedar seremonial biasa dan berhenti sampai sini saja. Diharapkan kepada pemerintah daerah untuk melanjutkan program ini dengan tujuan peningkatan kemajuan hidup masyarakat dikampung," demikian Paulina Johana Suprihatin.

Puluhan Anak Way Kanan Unjuk Bakat

Ketua Tim Penggerak PKK, Dessy Afrianti Adipati
memberikan motivasi kepada peserta Lomba Pemilihan Duta cilik Way Kanan
| Humas Pemkab Way Kanan. Ist
Way Kanan - Senin, (18/4/2016) Dalam Rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung yang ke 17 serta Festival Raden Jambat ke-11 dan Way Kanan Expo Tahun 2016, Dinas Dinas Pemuda Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) menggelar Lomba Pemilihan Duta Cilik di Gedung Serba Guna (GSG) setempat, Senin (18/4).

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua TIM Penggerak PKK Hj. Dessy Afrianti Adipati, diikuti puluhan anak berumur 9 hingga 10 tahun adu bakat memperebutkan gelar Duta Cilik Way Kanan. turut hadir pada acara tersebut oleh Wakil Ketua Hj. Thurismawati Edward Antony, Asisten, Staf Ahli dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Dessy Afrianti Adipati pada sambutannya mengatakan,  bahwa kegiatan yang diselenggarakan oleh Disporabudpar Way Kanan merupakan kegiatan yang dapat mencegah dampak negatif pada perkembangan anak.

"Selain kondisi dalam rumah yang hangat dan penuh nuansa kekeluargaan, kegiatan positif seperti lomba pemilihan duta cilik ini merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan oleh orang tua," katanya.

Ia pun menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar terus  mengembangkan dan membudayakan kegiatan yang baik, sehingga  dapat memberikan pendidikan positif kepada anak-anak di bumi ramik ragom.

"Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, hingga dapat berjalan dengan baik dan kepada anak-anakku, selamat berlomba tunjukkan kemampuanmu dengan sebaik-baiknya," ujar Ketua Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) dan Ketua Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Way Kanan Periode 2016-2021 itu pula.

Ditempat yang sama, Kepala Disporabudpar Harun Anosa dalam laporannya mengatakan, lomba pemilihan duta cilik merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menanamkan keberanian dan kepercayaan diri  sejak dini kepada anak-anak.

Comments system

Disqus Shortname