Friday, July 01, 2016

Dengan Tenang, Gus Mus Ikut Panggul Keranda Sang Istri

AktivisInspiratif, Rembang -  Bukan hanya terlihat kesetiaan dan kemesraan saat masih hidup bersama, ulama budayawan KH. A. Musthofa Bisri juga menunjukkan rasa cinta dan kasih sayangnya kepada sang istri Nyai .Hj Siti Fatma (66). Hal itu terlihat ketikan  Gus Mus ikut memanggung sang istri bersama anak cucu, serta menantu ke peristirahatan yang terakhir.
Gus Mus Panggul Keranda Sang Istri
Dengan wajah yang sangat tenang KH. Ahmad Musthofa Bisri memanggul sang istri yang sangat mencintai dan dicintainya, meski ribuan takziin dan takziat sudah sangat siap untuk memanggul keranda Almh Nyai Hj. Siti Fatma. Berangkat dari rumah duka Jl. KH Bisri Musthofa, yang diberangkatkan oleh KH. Mu’ad Thohir sekitar pukul 13.17 WIB, Jum'at (1/7).

Sebelumnya Katib Aam PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, keponakan Gus Mus yang merupakan putra dari kakaknya almarhum KH. M. Cholil Bisri, memberikan pengantar atas pelepasan Almh.

Saat pelepasan terlihat juga sejumlah tokoh nasional yang takziah pada hari Jumat diantara lain Emha Ainun Najib (Cak Nun), dan istri mendiang Gus Dur Nyai Hajah Sinta Nuriyah beserta para putrinya.

Almh Nyai Hj.Siti Fatma dikebumikan di dekat makam Alm KH. Bisri Mustofa dan Almh Nyai Hajah Ma’rufah mertuanya dan juga kerabat yang lain di Desa Kabongan Kidul Rembang, Jawa Tengah.

Puluhan karangan bunga tampak menghiasi kompleks makam almarhumah dan rumah duka, hadir pula dalam rombongan takziah, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa serta dari beberapa ketua umum partai politik, dan Keluarga besar RI satu Joko Widodo, dan sejumlah Menteri di Kabinet Kerja.

Inilah 10 Besar Kampus Dengan Nilai Rata-rata Tertinggi SBMPTN 2016



AktivisInspiratif, Jakarta - Hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 diumumkan serentak pada Selasa (28/6), sejumlah kampus "merajai" nilai rata-rata tertinggi dari peserta seleksi.
SBMPTN 2016 terbagi dalam dua kelompok, yakni Saintek dan Soshum.



Berdasarkan hasil seleksi, berikut daftar Perguruan Tinggi Negeri dengan nilai rata-rata tertinggi 10 besar versi SBMPTN 2016, yang dirilis kompas.com beberapa waktu lalu.

 


10 besar kampus penerima rata-rata nilai tertinggi untuk kelompok Sainstek :

1. Institut Teknologi Bandung (ITB), dengan rata-rata nilai 700,10.
2. Universitas Indonesia (UI), dengan rata-rata nilai 667,44.
3. Universitas Gadjah Mada (UGM), dengan rata-rata nilai 648,46.
4. Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), dengan rata-rata nilai 647,54.
5. Universitas Diponegoro (Undip), dengan rata-rata nilai 620,33.
6. Universitas Padjadjaran (Unpad), dengan rata-rata nilai 618,24.
7. Universitas Airlangga (Unair), dengan rata-rata nilai 616,67.
8. Institut Pertanian Bogor (IPB), dengan rata-rata nilai 613,68.
9. Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS)dengan rata-rata nilai 611,00.
10. UPN Yogyakarta, dengan rata-rata nilai 606,68.

Adapun untuk kelompok Soshum, 10 besarnya adalah:

1. Universitas Indonesia (UI), dengan rata-rata nilai 669,52.
2. Universitas Gadjah Mada (UGM), dengan rata-rata nilai 652,92.
3. Institut Teknologi Bandung (ITB), dengan rata-rata nilai 651,97.
4. Universitas Padjadjaran (Unpad), dengan rata-rata nilai 621,78.
5. Universitas Diponegoro (Undip), dengan rata-rata nilai 617,99.
6. Universitas Airlangga (Unair), dengan rata-rata nilai 616,66.
7. Universitas Brawijaya (Unbra), dengan rata-rata nilai 606,14.
8. UPN Yogyakarta, dengan rata-rata nilai 598,51.
9. UPN Jakarta, dengan rata-rata nilai 597,33.
10. Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dengan rata-rata nilai 594,19.

KBNU Way Kanan Dirikan Posko Mudik Islam Rahmatan Lil Alamin

AktivisInspiratif, Way Kanan - Sebagai partisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan, Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) Kabupaten Waykanan Provinsi Lampung akan mendirikan posko mudik Lebaran atau Idul Fitri 1437 H pada H-3 di Gedung PCNU, Jalan Lintas Sumatera, Kampung Tiuh Balak I, Kecamatan Baradatu. Keputusan tersebut diambil berdasarkan musyawarah Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor.
Ansor Way Kanan Dirikan Posko Mudik Islam Rahmatan Lil Alamin
Ketua PC GP Ansor Way Kanan, Gatot Arifianto di Blambangan Umpu, Kamis (30/6) mengatakan, Anggota Barisan Ansor Serbaguna atau Banser Kecamatan Banjit dipimpin Wakasatkorcab Ponimin dibantu Banser Baradatu akan bertugas di posko tersebut.

Musyawarah dihadiri Sekretaris Eko Wahyudi, Bendahara Abdullah Candra Kurniawan, Wakil Ketua Widyo Kuncoro, Heri Amanudin, Hasyim Asyari, Kasatkorcab Banser Alex Almukmin, Wakil Sekretaris Edi Sugianto, Sekretaris Dewan Penasehat Supri Iswan, Kasatkoryon Banser Pakuan Ratu Eko Sugianto.

"Kendati pelaksana di lapangan ialah GP Ansor melalui Banser. Nama posko tersebut bukan atas nama Ansor, tapi atas nama KBNU. Keputusan tersebut sudah kami sampaikan pada Ketua PCNU KH Nur Huda. Dan Insya Allah pada pembukaan posko diawali buka bersama dengan Bupati Raden Adipati Surya yang pada pertemuan di PCNU menyatakan siap berbuka bersama dengan jajaran pengurus PCNU dan Gerakan Pemuda Ansor di posko mudik," kata Gatot.

Pemantapan pembentukan posko mudik selanjutnya dilakukan di PAC Ansor Banjit sembari buka puasa bersama di tempat Ketua Ansor Banjit Yudi Hutri Winata.

Posko mudik Islam Rahmatan Lil Alamin KBNU Way Kanan menyediakan tempat untuk sholat,  istirahat, MCK serta menyediakan minuman seadanya bagi pemudik atau yang hendak menuju pulau Jawa pasca Lebaran. "Kebutuhan pemudik ialah istirahat. Jadi, kami utamakan hal tersebut," demikian Gatot Arifianto.

Thursday, June 30, 2016

Di Belakang Ansor Terdapat Nama-nama Besar Para Ulama

AktivisInspiratif, SOLO - Mustasyar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, Habib Syech bin Abdul Qadir As-Segaf berpesan kepada para kader Ansor dan Banser untuk selalu menjaga nama baik organisasi pemuda milik NU tersebut.
Habib Syech: Di Belakang Ansor Ada Kiai-kiai Besar, Jaga Nama Baik Itu!
Menurut pengasuh Majelis Ahbabul Musthofa itu, di belakang Ansor terdapat nama-nama besar para kiai yang turut mendirikan dan membesarkannya. Untuk itu, para pemuda yang menyandang predikat kader Ansor dan Banser, sudah seyogyanya turut menjaga nama baik.

“Jaga nama besar para romo kiai, jaga nama besar Ansor dan Banser!,” pesan dia, saat menerima kunjungan Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah, di Gedung Bustanul Asyiqin, Rabu (29/6) pagi.

Selain itu, Habib Syech juga mengajak para kader Ansor untuk saling membantu dalam menegakkan ajaran Islam Ahlussunah wal Jamaah, dengan mengedepankan adab dan akhlak yang baik.

“Ansor dan Banser saudara saya, mari kita bangkitkan kecintaan masyarakat kita kepada Ahlussunah wal Jamaah dengan mengedepankan adab dan akhlakul karimah,” tuturnya.

Tak lupa, Habib Syech menghaturkan terima kasih kepada para anggota Banser yang sering membantu dalam setiap kegiatannya.

Acara kunjungan sekaligus sahur bersama Habib Syech ini merupakan rangkaian kegiatan Pengurus PW GP Ansor Jateng di wilayah Soloraya. Pada sore harinya, juga digelar sejumlah kegiatan, antara lain buka bersama, penyerahan bantuan sosial dan penyerahan bendera kepada para Pimpinan Cabang Ansor di Soloraya.



Sumber nu.or.id

Sunday, June 26, 2016

Gerakan Penghijauan Sedekah Oksigen Gusdurian Lampung

Aktivis Forum Komunitas Hijau, Gusdurian dan Pemula menanam pohon sedekah oksigen di Pesantren Assiddiqiyah 11, Gunung Labuhan, Way Kanan,  Minggu (26-6).

Alumni BPUN menanam pohon sedekah oksigen di Pesantren Assiddiqiyah 11, Gunung Labuhan, Way Kanan.

Pelajar dan alumni BPUN menanam pohon sedekah oksigen di Pesantren Assiddiqiyah 11, Gunung Labuhan, Way Kanan.

Relawan Palang Merah Indonesia menanam pohon sedekah oksigen di Pesantren Assiddiqiyah 11, Gunung Labuhan, Way Kanan.

Santri menanam pohon Sedekah Oksigen di Pesantren Assiddiqiyah 11, Gunung Labuhan, Way Kanan.

Polisi Rekomendasikan Persija Bertanding Tanpa Penonton di SUGBK

Polisi berjaga didalam lapangan saat terjadi bentrok dengan suporter The Jak pada laga Torabika SC 2016 antara Persija vs Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta (24/6/2016). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)AktivisInspiratif, Jakarta - Polda Metro Jaya akan mendorong Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menjatuhkan sanksi keras kepada Persija, terkait insiden kerusuhan suporter Jakmania di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat 24 Juni lalu.

Seorang anggota kepolisian yakni Brigadir Hanafi mengalami gegar otak akibat pengeroyokan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan data dan bahan untuk berkonsolidasi dengan PSSI. Rencananya, PSSI akan melakukan sidang darurat pada Senin besok untuk mengevaluasi kerusuhan di SUGBK.

"Ini juga menjadi Anev (Analisa dan Evaluasi) pimpinan. PSSI juga sudah merespons. Kelihatannya Senin ini akan melakukan sidang darurat terkait dengan Persija akan dijatuhi sanksi apa. Itu urusan PSSI. Kita akan mendukung itu," tutur Awi di Mapolda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu (26/6).

Dia melanjutkan, pihak kepolisian juga telah menyiapkan sejumlah pertimbangan terkait hukuman yang akan dijatuhkan kepada tim Macan Kemayoran itu. "Rekomendasi kita banyak. Kita tidak memperbolehkan bermain di lapangan, dan main tanpa penonton," kata Awi.

Menurut dia, kerusuhan yang dilakukan suporter Jakmania tidak bisa lagi ditolerir. Terlebih, ada sekitar enam anggota polisi yang harus menjadi korban penganiayaan dari kerusuhan tersebut.

"Sudah menjadi evaluasi yang serius. Kejadian ini kita tidak tolerir. Kekerasan The Jakmania ini mencederai dunia persepakbolaan. Tentunya mencederai kita juga. Memang korbannya dari kita," paparnya.

sumber liputan6.com

Klasemen MotoGP 2016 Setelah Rossi Gagal Finis

AktivisInspiratif, Assen - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, gagal menyelesaikan balapan MotoGP Belanda 2016 di Sirkuit Assen, Minggu (26/6/2016). Alhasil, jarak poin dengan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, pun semakin melebar.

Rossi yang tengah on fire tertimpa sial kala melakoni MotoGP Belanda 2016. Ia yang sempat memimpin sebagian besar balapan justru tak mampu membawa pulang sebiji poin penuh dari Sirkuit Assen. Pasalnya, aksinya terhenti ketika balapan memasuki lap ke-17.

Nasib berbeda didapat Marquez yang sukses merebut podium kedua. Meski kalah cepat dari Jack Miller, tambahan 20 poin membuat The Baby Alien kian meninggalkan para pesaingnya. Ia unggul 24 poin atas Jorge Lorenzo dan 42 poin atas Rossi.

Sumber liputan6.com

Friday, June 24, 2016

Pemula Way Kanan : Masyarakat Harus Lebih Peduli Dengan Sesama

Way Kanan, AktivisInspiratif - Pemuda Peduli Lingkungan dan Alam atau Pemula Way Kanan Lapung menggelar buka puasa bersama yang bekerjasama dengan Yayasan Panti Asuhan Al Madinah, Desa Tanjung Raja Sakti, Kecamatan Blambangan Umpu Way Kanan, Jumat (24/6).
Jajaran Pengurus Pemula Way Kanan Foto Bersama Ketua Yayasan
Panti Asuhan Al Madinah, Tanjung Raja Sakti, Way Kanan.

Ketua Pemula Way Kanan Asep Mukmin menjelaskan, Pemula didirikan pada akhir Desember 2014 lalu, dan saat ini sekitar satu tahun enam bulan berdiri dengan tujuan utamanya peduli lingkungan, baik lingkungan hidup, masyarakat, kesehatan, hingga pendidikan.
Hingga saat ini anggota aktif tercatat sebanyak 30 orang.

"Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat dan juga bisa menjadi motivasi bagi kita untuk saling berbagi kepada sesama, terutama bagi yang kurang mampu," kata dia.

Ketua Forum Komunitas Hijau (FKH) Way Kanan itu berharap agar masyarakat lebih peduli dengan sesama, terutama bagi para pemuda yang semangatnya masih berkobar.

Sementara itu, Ketua Yayasan Panti Asuhan Al Madinah, Kaia Abdul Mukti mengatakan buka puasa bersama di Al Madinah ini merupakan yang ketiga kalinya, kemarin dari kolam pemancingan ningsilan, kedua dari rumah makan mandiri yang baru dilaksanakan kemarin sore, dan hari ini dari kawan-kawan pemula, yang mana tujuan utamanya yakni silaturahmi dan menyantuni anak yatim.

Kegiatan tersebut mendapatkan apresiasi dari Pengasuh Pondok Pesantren Fathul Ulum Desa Bandar Sari Kecamatan Way Tuba, Way Kanan Lampung, Kiai Muhammad Syahri Abtamim.

"Kegiatan yang dilakukan para pemuda yang tergabung dalam pemula ini merupakan kegiatan positif, menyantuni anak yatim, menyantuni fakir miskin serta memelihari lingkungan.
Saya sangat bangga jika ada pemuda yang peduli terhadap agama, alam sekitar dan lingkungan," ujarnya.

Kegiatan seperti ini, demikian Kiai Syahri melanjutkan, sangat penting dan sangat positif, lihat adik-adik kita jadi korban karena sesuatu yang negatif dan akhirnya mengorbankan mereka.
Masih ingat dengan ceritanya yuyun yang di televisi, masih dalam usia berapa tahun, tapi apa yang terjadi kepada mereka?

"Itu adalah bukti bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini sangat penting untuk memprioritaskan ahlak anak bangsa," pugkasnya.

Tuesday, June 14, 2016

Usai Safari Ramadhan, Bupati Way Kanan Bantu Korban Kecelakaan

Way Kanan, Aktivisinspiratif - Bupati Waykanan, Lampung, Raden Adipati Surya secara tiba-tiba meminta sopirnya untuk menghentikan kendaraannya saat melihat sesosok priba tergeletak berlumuran darah di jalan raya akibat kecelakaan lalu lintas.

Tanpa sungkan, Bupati pun turun dari mobilnya dan mendekati korban kecelakaan yang berlumuran darah dan berbalut tanah untuk segera dibawa ke puskesmas guna mendapat pertolongan.

Peristiwa di jalan Kampung Nuwar Agung, Kecamatan Buay Bahuga tersebut terjadi saat Bupati dalam perjalanan pulang dari Safari Ramadhan di SMAN 2 Buay Bahuga, Senin (13/6) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Dengan dibantu stafnya, Bupati dengan wajah cemas dan didampingi Kepala Dinas kesehatan Waykanan Farida Aryani yang juga seorang dokter kemudian membawa korban yang diduga korban kecelakaan tunggal itu ke Puskesmas Kecamatan Bumi Agung untuk diberikan pertolongan.

Setelah melihat kondisinya kritis, membuat rombongan Bupati membawa korban dengan menggunakan mobil kabin milik Dinas Kesehatan menuju Puskesmas Bumi Agung.

Adipati minta kepada Kepala Puskesmas Bumi Agung untuk merawat korban dengan benar dan sungguh-sunguh. "Tolong korban diurus dengan baik sampai kondisinya membaik," katanya.

Bupati megharapkan seluruh masyarakat harus sigap dan mempunyai jiwa tolong menolong apalagi ini merupakan korban kecelakaan dan harus cepat mendapatkan pertolongan pertama agar nyawa korban bisa terselamatkan.

Ia juga mengaku bangga melihat kesigapan Kepala Dinas Kesehatan Farida Aryani yang melakukan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan yang dengan cepat dibawa ke Puskesmas Bumi Agung. Bahkan Farida ikut menangani perawatan saat di puskesmas.

"Itulah tugas dokter, harus sigap saat dibutuhkan, kebetulan dia (Farida) juga ikut dalam rombongan tim saya, jadi nyawa korban bisa terselamatkan," katanya.

Namun demikian, Bupati mengaku masih curiga atas kejadian itu, apakah murni kecelakaan atau atau korban aksi kriminalitas, yang ingin merampas motor korban.

Usai memberikan pertolongan dan mengurus korban, Bupati dan rombongan melanjutkan perjalanan pulang ke Blambangan Umpu.

sumber anataranews.com

Friday, June 03, 2016

Serah Terima Jabatan Kalapas Way Kanan

Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Way Kanan di Lapas Kelas II B Blambangan Umpu Way Kanan, Jumat (3/6).


Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, memberikan sambutan.


Mantan Kalapas Way Kanan Rudi Sarjono menyampaikan sambutan pada acara Sertijab Kalapas Way Kanan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sutadi Budiarjo menyampaikan sambutan pada acara serah terima jabatan (Sertijab) Kalapas Way Kanan.

Comments system

Disqus Shortname